Tentang STAI Al-Fatah

Berita dan Kegiatan

KPI

PAI

Latest Posts

Terdorong kurangnya daya tampung mahasiswa yang semakin banyak dan ruang administrasi serta pengurus lembaga yang masih minim, pengelola Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Fatah Bogor sejak 10 Juli 2016 merenovasi bangunan kampusnya.

Ketua STAI Al Fatah, Ir Wahyu Iwa Simantri MP, mengatakan bangunan yang sudah ada akan ditingkat dua (3 lantai) dan diharapkan dalam dua bulan ke depan pembangunan sudah selesai.

"Mudah-mudahan dengan biaya sekitar 300 juta pembangunan kampus bisa sesuai target," kata Wahyu IS di Bogor, Selasa 12 Juli 2016.

Berikut beberapa foto proses renovasinya.


Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Fatah dengan Kantor Berita Islam MINA (Mi`raj Islamic News Agency) menjalin kerjasama di bidang pengembangan jurnalistik.
Penandatanganan MoU STAI Al-Fatah dan MINA

Kerjasama ini dikukuhkan dengan penandatanganan MoU oleh Kepala STAI Al-Fatah Wahyu Iwa Sumantri, MP., Pemimpin Redaksi MINA Ismet Rauf, dan Imaamul Muslimin Yakhsyallah Mansur di Masjid At-Taqwa Cileungsi Bogor, Selasa (28/6).

“Kerjasama bertujuan memberikan bekal kemampuan kepada setiap mahasiswa agar siap terjun ke lapangan kerja,” kata Pemred MINA, Ismet Rauf saat memberikan sambutan.

Nota kesepahaman yang ditandatangani meliputi kerjasama pengembangan jurnalistik antara lain dalam pelatihan, magang, dan pertukaran informasi.

Kerjasama itu termasuk kerjasama pembinaan mahasiswa Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam STAI Al-Fatah dan pemberian beasiswa bagi mahasiswa STAI Al-Fatah yang telah menjadi wartawan tetap MINA sesuai rekomendasi manajemen MINA.

Sementara itu Iwa Sumantri, MP., mengatakan bahwa mahasiswa STAI Al-Fatah menjadi ujung tombak MINA sejak awal berdirinya kantor berita Islam pada 2012 lalu.

“Kerjasama ini terjalin untuk saling mengokohkan dan menguatkan program dalam mewujudkan lahirnya para pakar di bidang jurnalistik. STAI Al-Fatah dapat bisa memberikan kontribusi ke arah itu,” kata Wahyu.

Imaam Yakhsyallah Mansur dalam memberikan tausyiah mengatakan STAI Al-Fatah dan MINA bisa saling mengokohkan diri dalam bidang jurnalistik.

“Semoga STAI Al-Fatah menjadi sumber wartawan Islam yang profesional dan MINA bisa mengokohkan diri sebagai kantor berita Islam yang profesional yang bergerak dalam bidang dakwah,” katanya.

Penandatangan MoU disaksikan oleh ratusan peserta yang melakukan itikaf di Masjid At-Taqwa berasal dari Jabodetabek dan Kalimantan tersebut. Imaam Yakhsyallah berharap bisa membawa pengaruh bagi umat Islam ke depan yang memberikan kesadaran menjadi umat terbaik di seluruh dunia.

“Betapa besar pengaruh tulisan bagi perkembangan peradaban, profesionalisme, dan akidah manusia,” tegasnya.

Hal ini terbukti, katanya, dengan sambutan dari Wakil Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah selaku Perdana Menteri Palestina di Jalur Gaza saat itu yang mengakui MINA sebagai kantor berita Islam yang akan mewakili suara umat Islam.

“Kata Ismail Haniyah, dua hadiah terbesar dari Indonesia adalah Rumah Sakit Indonesia dan Kantor Berita Islam MINA,” ungkapnya.

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

KKN STAI Al-Fatah Berikan Santunan Dhuafa di Purbalingga

(MINA)

Purbalingga, 19 Ramadhan 1437/24 Juni 2016 (MINA) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Fatah memberikan  santunan kepada keluarga dhuafa di Purbalingga, Jawa Tengah Selatan, Jumat (24/6).
“Santunan ini diberikan kepada 28 keluarga yang tersebar di beberapa desa di Purbalingga,” kata Ketua Panitia KKN Een Mutmainah kepada Mi’raj Islamic News Agency (MINA).
Ia menjelaskan, santunan yang tersebar di beberapa desa tersebut terdiri atas Desa Lamuk, Desa Tejasari, dan Desa Bandingan yang mencakup daerah Rawakeong, Rawa Karet, Alasmalang, Klagung, serta Larangan.
“Santunan dhuafa ini mengingatkan kita untuk saling berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan, dan menyadarkan diri bahwa di sekeliling kita masih banyak saudara yang kekurangan,” ujarnya.
Pemberian santunan dhuafa ini merupakan rangkaian acara Pesantren Ramadhan 1437H yang diselenggarakan di Mushola Al-Amin pada 19-24 Juni 2016.
Selain itu, Pesantren Ramadhan 1437 H mengadakan lomba-lomba, seperti lomba tahfidz, lomba mewarnai masjid Al-Aqsha, lomba kaligrafi, dan lomba adzan.
Beragam materi  pun diberikan, erdiri atas aqidah akhlak, tahsinul qur’an, fiqih, hafalan doa-doa, bahasa arab, dan tarikh. (L/P008/R05)
Mi’raj Islamic News Agency (MINA)
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI Al-Fatah Cileungsi, Bogor bekerjasama dengan TPQ (Tempat Pembelajaran Qur’an) Al- Amin Lamuk, Purbalingga, mengadakan pesantren Ramadhan 1437 H pada 19-24 Juni 2016.
Pesantren Ramadhan KKN STAI Al-Fatah
di Purbalingga

“Pesantren Ramadhan ini diselenggarakan di TPQ Al-Amin Lamuk. Peserta pesantren kilat ini terdiri dari TPQ di beberapa masjid Desa Lamuk, dan Bandingan,” kata Ketua Panitia Sanlat, Een Mutmainah, menjelaskan pada MINA, Rabu (22/6).

Ia mengatakan, program Sanlat ini diharapkan dapat membuat anak-anak lebih cinta dengan Islam, dan lebih dekat dengan Al-Quran, serta melaksanakan amalan-amalan baik lainnya.

Een menjelaskan bahwa saat ini jumlah peserta mencapai 90 orang dimulai dari pelajar tingkat PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA.

Menurutnya, materi – materi Sanlat yang diberikan terdiri atas aqidah akhlak, tahsinul Qur’an, fiqih, hafalan doa-doa, Bahasa Arab, dan tarikh.

Dalam Pesantren Ramadhan 1437 H itu pun diadakan lomba-lomba, seperti lomba tahfidz, lomba mewarnai Masjid Al-Aqsha, lomba kaligrafi, dan lomba adzan.

Tidak hanya itu, Een menjelaskan, perhelatan pesantren kilat tersebut juga akan memberikan santunan dhuafa bagi masyarakat di Desa Lamuk dan Desa Bandingan. Akhir acara ditutup dengan buka bersama. (L/P008/R05)

Dikutip dari Mi’raj Islamic News Agency (MINA)
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Fatah Cileungsi, Bogor, mulai tahun ajaran 2016/2017 akan membuka proram studi baru PGMI (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah), demikian pernyataan Ketua baru STAI Al-Fatah untuk periode 2016-2020, Wahyu Iwa Sumantri.

Acara ‘Ramah Tamah Pergantian Kepemimpinan
STAI Al-Fatah. (foto: Alya/MINA)
Hal senada juga dilontarkan oleh Agus Sudarmaji pada acara ramah-tamah, Sabtu (12/3), di Kampus STAI Al-Fatah Cileungsi, Bogor, “Insya Allah STAI Al Fatah akan terus menambah dengan beberapa jurusan yang sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah,” demikian ditegaskan Agus Sudarmaji yang juga Ketua Aqsha Working Group (AWG).

Sementara itu, Wahyu Iwa Sumatri selaku Ketua STAI Al-Fatah yang baru, yang diresmikan pada Selasa malam 1 Maret 2016 yang lalu mengatakan, ia ingin melanjutkan apa yang sudah dirintis sebelumnya dan menghantarkan mahasiswa Al-Fatah menjadi hafidz dan hafidzoh.

“Mengingat tuntutan masyarakat menghendaki agar para da’i penyantun umat memiliki ilmu yang sesuai dengan kebutuhan, kampus ini bertekad membuka jurusan PGMI yang Insya Allah akan melahirkan para guru berkarakter pemimpin dan sebagai dai yang dapat turut membantu pemecahan masalah di tengah masyarakat,” kata Wahyu.

Jurusan di bawah STAI Al-Fatah sementara ini baru satu yaitu Komunikasi Penyiaran Islam (KPI).

Menurutnya STAI Al-Fatah dalam masa kepemimpinannya akan mewajibkan mahasiswanya memiliki pasport guna melaksanakan praktek lapang dan pengabdian masyarakat berskala internasional. Sebagai pendukung program ini Al-Fatah sudah menjalin hubungan baik dengan sekolah tinggi dan pesantren-pesantren di Pattani, Thailand Selatan, Malaysia, dan Filipina.

“Ke depannya Al-Fatah diharapkan akan tumbuh menjadi perguruan tinggi pilihan umat, karena STAI ini merupakan tempat mewujudkan keinginan masyarakat dalam membangun mujahid intelektual yang berakidah kuat, bersih, lurus dan ihklas,” tambahnya.

Foto

Audio

Audio

video

Cat-5

Cat-6